Mendapatkan dosis deflocculant yang tepat adalah perbedaan antara slip pengecoran yang indah dan hasil cetakan yang rusak. Panduan ini menjelaskan dosis praktis, langkah pencampuran, dan pemecahan masalah — ditulis untuk teknisi pabrik.
Rekomendasi Dosis Awal
Dosis selalu dinyatakan sebagai persentase berat tanah liat kering. Titik awal yang konservatif:
Prosedur Pencampuran yang Berhasil
- Timbang air Anda ke dalam wadah pencampur.
- Tambahkan deflocculant ke dalam air terlebih dahulu dan aduk hingga larut sepenuhnya.
- Tambahkan tanah liat kering sedikit demi sedikit sambil diaduk — jangan dimasukkan semuanya.
- Aduk hingga slip mengalir secara merata dan stabil.
- Saring melalui saringan 80 mesh, idealnya dua kali.
- Istirahatkan slip setidaknya 24 jam sebelum pengecoran.
Tanda-tanda Deflokulasi Berlebihan
Terlalu banyak deflocculant menghasilkan slip yang berserabut, agar-agar, atau mengkilap pada permukaan. Menambahkan lebih banyak air tidak akan memperbaikinya. Sebaliknya:
- Tambahkan sedikit tanah liat kering untuk menyeimbangkan kembali, atau
- Tambahkan sedikit flokulan seperti cuka (asam asetat) atau kalsium klorida.
Kualitas Air Itu Penting
Air sadah mengandung kalsium dan magnesium yang mengonsumsi deflocculant. Jika sumber air Anda berubah, kalibrasi ulang dosisnya. Banyak pabrik menguji dan menyesuaikan per batch hingga sistem stabil.
Keselamatan Kerja
Natrium silikat bersifat basa. Kenakan kacamata pengaman, sarung tangan nitril, dan pakaian pelindung, dan bekerjalah di area yang berventilasi. Cuci kulit segera setelah kontak.
Pertanyaan Umum
Mengapa slip saya menebal setelah istirahat?
Sedikit peningkatan viskositas (tiksotropi) adalah normal. Jika terlalu mengental, tambahkan deflocculant sedikit demi sedikit.
Dapatkah saya menggunakan kembali sisa bodi yang didaur ulang?
Ya, tetapi bahan daur ulang mengubah dosis yang diperlukan — uji ulang ketika rasio sisa berubah.